Minggu, 01 Desember 2013

Pengertian Simple Future Tense

Simple future tense adalah suatu bentuk kata kerja yang digunakan untuk menyatakan bahwa suatu aksi terjadi dimasa depan, secara spontan atau terencana. Adapun simple future tense juga dapat digunakan untuk membentuk if conditional tipe 1

Rumus Simple Future Tense

Simple future tense dibentuk dari modal “will” atau “shall” dan bare infinitive (bentuk dasar verb) atau dibentuk dari auxiliary verb “be” (am, is, are) , present participle “going”, dan infinitive.  Apa itu infinitive? Infinitive merupakan bare infinitive yang diawali atau tanpa diawali ”to”.
Dengan demikian rumus simple future tense untuk kalimat positif, negatif, dan interogatif adalah sebagai berikut.
Jenis KalimatRumusContoh Simple Future Tense
positif
(+)
S + will + bare infinitive
S + be(am/is/are) + going + (to) bare infinitive
You will win
They are going to come
negatif
(-)
S + will + not + bare infinitive
S + be(am/is/are) + not + going + (to) bare infinitive
You won’t win
They aren’t going to come
interogatif
(?)
Will + S + bare infinitive
Be(am/is/are) + S + going + (to) bare infinitive ?
Will you win
Are they going to come

Simple Future Tense dan Present Continuous Tense

Present continuous tense (selain verb “go”) dapat juga digunakan untuk menyatakan aksi di masa depan seperti simple future tense:
I’m presenting the weekly report at today’s meeting.
Selain itu, kombinasi auxiliary will dan be+present participle juga dapat digunakan untuk menghindari nada tidak sabar (impatient) atau mendesak (insistent). Kalimat akan terdengar impatient/insistent jika hanya ada “will” (tanpa be+present participle) karena stress (penekanan) hanya terjadi pada kata tersebut.
When will you present it?
When will you be presenting it?

simple present tense

Pengertian Simple Present Tense
Simple Present Tense adalah bentuk waktu yang digunakan untuk menyatakan suatu perbuatan atau kegiatan yang berlangsung/terjadi pada waktu sekarang dalam bentuk sederhana, kegiatan atau pekerjaan yang dilakukan berulang-ulang, kebiasaan sehari-hari, peristiwa atau perbuatan yang tidak ada kaitannya dengan waktu, dan untuk mengekspresikan kebenaran umum.

Simple Present Tense menggunakan jenis "TO BE 1" and "VERB 1"
TO BE 1 terdiri dari: am, is, are (untuk selengkapnya, lihat tabel berikut)
I
Am
You
Are
They
We
He
Is
She
It
I
Do / Don't
You
They
We
He
She
It
Does / Doesn't
CATATAN:
DO dan DOES digunakan pada kalimat tanya.
DON'T (DO NOT) dan DOESN'T (DOES NOT) digunakan pada kalimat negatif.
TO BE 1 (am, is, are) digunakan ketika suatu kalimat tidak ada unsur kata kerja (NON VERB)
Rumus dan Contoh Kalimat Simple Present Tense
Mengekspresikan kalimat Simple Present Tense yang menggunakan kata kerja (VERB)
+
Subject + Verb 1 + Object
-
Subject + DON'T / DOESN'T + Verb 1 + Object
?
DO / DOES + Subject + Verb 1 + Object?
?
Question Word + DO/ DOES + Subject + Verb 1?
Contoh :
+
I speak English everyday
She speaks English everyday
-
I don't speak English
She doesn't speak English
?
Do you speak English?
Jawaban: Yes I do, atau No, I don't
Does she speak English?
Jawaban: Yes She does, atau No, She doesn’t
?
Why do you speak English everyday ?
PENTING:
Hanya pada kalimat positif, untuk subject "He, She, It", penggunaan kata kerjanya (VERB) harus diakhiri dengan "s/es." Penambahan “s/es” pada kata kerja dasar (inifinitive) adalah sebagai berikut:
Pada umunya kata kerjanya langsung ditambah dengan akhiran “-s”, contohnya:
Work – Works
Write – Writes
Speak – Speaks
Kata kerja yang berakhiran huruf “ch, o, s, sh, x” ditambah akhiran “-es”, contohnya:
Pass - Passes
Finish - Finishes
Teach - Teaches
Go - Goes
Fix - Fixes
Kata kerja yang berakhiran dengan huruf “-y” dan dimulai dengan huruf mati, akhiran “-y” diubah menjadi “-i” kemudian ditambah “-es”, contohnya:
Study - Studies
Carry - Carries
Cry - Cries
Sedangkan kata kerjanya berakhiran dengan huruf “-y” yang diawali dengan huruf hidup, cukup ditambah dengan akhiran “-s” saja, contohnya:
Buy - Buys
Play - Plays
Say - Says
Apabila kata kerjanya diawali dengan huruf kata kerja bantu (Modal Auxiliaries), maka tidak mendapatkan tambahan “s/es”,contohnya:
He Will work
She Can open
He Must close
Fungsi Simple Present Tense pada kalimat verbal
Menyatakan suatu perbuatan yang menjadi kebiasaan atau yang dilakukan pada waktu-waktu tertentu (Habitual Action), contohnya:
We study hard everyday.
She visits the library twice a month.
Menyatakan suatu kebenaran atau kenyataan umum, atau suatu kebenaran yang dianggap terjadi terus-mnerus (The General Truth), contohnya:
A year has twelve months.
The sun rises in the East.
Mengekspresikan kalimat Simple Present Tense yang tidak menggunakan kata kerja (Non VERB)
+
Subject + To be 1 + Non Verb + Object
-
Subject + To be 1 + NOT + Non Verb + Object
?
To be 1 + Subject + Non Verb + Object?
?
Question Word + To be 1 + Subject + Non Verb + Object?
Contoh :
+
I am a teacher.
She is a teacher.
-
I am not a teacher.
She is not a teacher.
?
Are you a teacher?
Jawaban: Yes I am, atau No, I am not
Is she a teacher?
Jawaban: Yes She is, atau No, She is not
?
What are you ?
Jawaban: I am a teacher
Where is your sister ?
Jawaban: She is here
Fungsi Simple Present Tense pada kalimat nomial
Untuk menyatakan suatu keadaan yang sedang berlangsung saat ini atau sekarang atau perbuatan yang merupakan suatu kebiasaan, contohnya:
I am a teacher.
They are here now.
Untuk menyatakan kebenaran umum, tetapi dalam kalimat nominal ini tidak digunakan keterangan waktu, contohnya:
Ice is cold.
Fire is hot.
Keterangan waktu untuk Simple Present Tense  yang digunakan adalah:
Every hour, every minute, every morning, everyday, in the morning, once a week, on Sunday, at five o’clock and so on.
Semoga artikel ini bisa dipahami dan membantu untuk belajar bahasa inggris

simple past tense

Pengertian Simple Past Tense

Simple past tense adalah suatu bentuk kata kerja sederhana untuk menunjukkan bahwa suatu kejadian terjadi di masa lampau. Pada simple past tense, waktu kejadian (yesterday, last two days, last year) atau periode waktunya (for two months, for a day, for an hour) dapat disebutkan secara spesifik. Adapun simple past tense juga dapat digunakan untuk membentuk if conditional tipe 2

Rumus Simple Past Tense

Simple past tense dibentuk dari verb-2 (past tense) atau linking verb “be” (was, were). Apa itu verb-2? Verb-2 merupakan bare infinitive (bentuk dasar verb) dengan tambahan -ed-en-d-t-n, atau -ne untuk regular verb atau bentuk yang tidak konsisten pada irregular verb. [Baca juga: Regular dan Irregular Verb]
Dengan demikian rumus simple past tense untuk kalimat positif, negatif, dan interogatif adalah sebagai berikut.
Jenis KalimatRumusContoh Simple Past Tense
positif
(+)
S + Verb-2 (past tense)
S + be(was/were)
The teacher came
I was a stamp collector
negatif
(-)
S + did + not + bare infinitive
S + be(was/were) + not
The teacher didn’t come
I wasn’t a stamp collector
interogatif
(?)
Did + S + bare infinitive
be(was/were) + S
Did the teacher come
Was I a stamp collecto  
ASMAUL HUSNA 
Artinya nama-nama yang baik ,nama-nama yang bagus untuk Allah.Jumlahnya ada 99 nama. Di bawah ini akan di terangkan maksud atau pengertian yang terkandung di masing-masing nama.Dalam hadis Gharib/Hasan yang diriwayatkan oleh Tirmizi dan ibnu Hibban ,99 nama allah,adalah sebagai berikut:
(1)ALLAH 
 Diantara  nama-nama yang berjumlah 99 atau lebih itu,ALLAH inilah yang paling banyak tersebut di dalam kitab suci al -Quran.Dikatakan bahwa allah mempunyai arti yang terkandung dalam seluruh nama-nama Allah (asmaul husna).Yaitu tuhan tidak ada tuhan selai Ia,dengan semua sifatnya yang terkandung di dalam setiap masing-masing namanya:Tidak ada yang patut disembah,dipuji,di taati selain hanya Allah:Tidak ada yang benar-benar berkuasa ,selainhanya Ia,tidak ada yang benar-benar tinggi selain hanya Ia,tidak ada yang benar-benar pengasih dan penyayang dan pemurah selain hanya Ia.
(2)AR-RAHMAN
Ar-rahman mengandung arti yang memberikan rahmat kepada seluruh makhlukNya dengan tidak pilih kasih,dengan tidak membedakaan antara makhluk yang berakal atau tidak,yang iman atau yang kafir.tetapi rahmat yang di kasihkan ialah rahmat yang kecil,seperti hidup,kesehatan,kekayaan,dan lain -lain.
 3) AR-RAHIIM
Ar-Rahiim berarti allah memberikan rahmat-rahmat besar,rahmat yang tidak ternilai dengan seluruh harta dan kekayaan,rahmat yang kekal dan abadi,bukan rahmat yang kecil melainkan rahmat yang agung berupa keimanan atau agama yang benar,ilmu yang benar berupakan jalan yang lurus (Shiratal Mustaqim),perasaan bahagia yang sumbernya dari iman,perasaan cinta tehadap allah,rasul-rasul,dan ajaran-ajarannya,dan rahmat yang paling besar yaitu syurga jannatun Na`iim dan lain-lain rahmat besar yang abadi dalam kehidupan akhirat.
(4)AL-MALIK
Berarti yang memiliki segala-segalanya.Memiliki dengan pengertian milik 100% bukan karena di beli atau mendapat hadiah,tetapi di ciptakanNya,dikendalikanNya,di aturNya segala yang ada yang ada atau alam ini seluruh,menurut sekedakNya ,memiliki segala-segalanya.
(5)AL-QUDDUS
Berarti ALLAH bersih dari  segala sifat kekurangan.
(6)AS-SALAAM
 Berarti Allah lah yang memegang keselamatan seluruh alam atau yang menyelamatkan alam ini seluruhnya.Dan berarti Ia sendiri selamat  dari segala cacat atau kekurangan.
(7)AL-MU`MIN
Mempunyai 2 arti :yaitu mempercayai dan mengamankan.Berarti ALLAH mempercayai akan semua Rasul-rasulNya,Dan berarti Allah yang mengamankan seluruh makhlukNya dari segala bahaya dan kerusakan.
(8)AL-MUHAIMIN
Berarti :Ia mengamati-amati segala  makhluk Nya dengan pengamatan yang sangat teliti sekali,Dan berarti  pula Allah memelihara makhluknya dengan sangat teliti sekali,tanpa pemeliharaan Allah ,mustahil  alam ini akan berdiri lama.
(9)AL -AZIZ
Yang gagah perkasa ,dapat menaklukkan apa dan siapapun,termasuk memusnakan alam seluruhnya.
(10)AL-JABAAR
Yang sanggup memaksa makhlukNya menurut kehendak (kemauan)Nya.
(11)AL-MUTAKABBIR
Berarti Allah mempunyai macam kekuasaan ,kebesaran,dan kesombongan,hanya Allah saja yang berhak untuk bersombong diri,Sebab allah sangat murka terhadap manusia yang sombong sebab hanya Allah saja yang pantas bersombong diri.
(12)AL-KHAALIQ
Berarti yang mencipta .Segala yang ada ini sebelumnya tidak ada ,dan Ia lah yang mengadakan atau menciptakan segala yang ada ini.Manusia bagaimana juga pintarnya ,tidak sanggup menciptakan suatu yang tidak ada menjadi ada .
(13)AL-BAARI`
Yang merencanakan segala sesuatu sebelum menciptakaannya,Allah merencanakan dan pelaksana segala kejadian apa saja.
(14)AL-MUSHAWWIR
Yang menciptakan segala bentuk dan rupa .Yang menentukan bentuk langit dan bumi ,bentuk manusia , binatang dan lain -lain.Semua bentuk yang di ciptakan allah itu indah,sehingga kita tak bosan melihatnya.
(15)AL-GHAFFAAR
Artinya yang amat suka memberi ampunan atau maaf.Seorang manusia yang bagaimana juga nakal dan jahatnya bagaimana juga banyak dosanya ,sekalipun sudah membunuh 100 manusia ,mempunyai dosa yang memenuhi ruang antara bumi dan langit,bila minta ampun atua tobat ,Allah akan memberi ampunan dan tobat kepadanya.Allah sangat suka terhadap orang yang minta ampun dan bertaubat.
(16)AL-QAHHAR
Artinnya yang dapat memaksa makhlukNya bagaimana Ia kehendaki.
(17)AL-WAHHAAB
Yang amat banyak dan tak terhingga pemberianNya,gampang memberi bila di mintai
(18)AR-RAZZAAQ
Yang amat memberi dan melengkapi semua kebutuhan hidup dari seluruh makhlukNya.Yang memberi rizki.Yang memegang komando tertinggi dalam pembagian rizki terhadap masing-masing manusia atau makhluk.
(19)Al-FATTAAH
Yang membuka dan mencurahkan rahmat kepada makhlukNya.Atau yang menentukan hukum -hukum tertentu antara semua makhlukNya.
(20)AL-`ALIIM
Yang mengetahui segala ,Yang Maha Mengetahui.Tidak ada satu kejadianpun di langit dan dibumi atau diantara keduanya yang terjadi tidak di ketauhiNya,kejadian besar atau kejadian kecil.Sehelai daun kayu jatuh ke bumi pasti di ketahuiNya ,sebutir debu yang bagaimana halusNya ,di lemparkan ke ruang angkasa pasti di ketauhiNya.
(21)AL-QAABIDH
Yang menyempitkan hidup atau mengurangi rizki seseoarang yang Ia kehendaki.Tidak sedikit seseorang yang pintar,kuat,giat,tetapi  tetap hidup melarat.
(22)AL-BAASITH
Yang melapangkan hidup atau menambah rizki seseorang yang Ia kehendaki .Tidak sedikit orang yang yang bodoh tapi kaya raya
(23)AL-KAAFIDH
Yang menurunkan derajat seseorang yang Ia kehendaki
(24)AR-RAAFI`
Yang meninggikan derajat seseorang yang Ia kehendaki
(25)AL-MU`IZZ
Yang menyebabkan seseorang menjadi kuat,mulia atau menang
(26)AL-MUDZILL
Yang menyebabkan seseorang menjadi lemah ,hina atau kalah.
(27)AS-SAMII`
Yang  dapat mendengar segala bunyi atau suara ,suara keras atau halus ,dari jauh atau dekat.
(28)AL-BASHIIR
Yang melihat segala,yang besar atau yang halus ,yang dekat atau yang jauh
(29)AL-HAKAM
Yang menetapkan hukum bagi segala makhlukNya,hukum yang tak dapat di rubah siapapun
(30)AL-`ADL
Yang berlaku adil di dalam hukumNya dan ketetapanNya.
(31)AL-LATHIFF
Yang mengetahui segala perkara sampai sehalus-halusnya,atau yang sangat sangat mengasihani terhadap segala MakhlukNya.
(32)AL-KHABIIR
Yang mengetahui segala perkara batin,yang tersembunyi,dan mengetahui hakikat dari segala perkara dan kejadian.
(33)AL-HALIIM
Yang sangat penyantun dan juga terhadap orang-orang yang paling di murkainya sesudah orang itu bertobat
(34)AL-`AZHIM
Yang Maha Agung .Yang tak mungkin dapat di gambarkan dengan akal,dan tak mungkin dapat dibahas dengan ilmu pengetahuan
(35)AL-GHAFUUR
Yang sangat suka ,senang dan obral memberikan ampunan sekalipun seseorang mempunyai kesalahan memenuhi antara langit dan bumi,bila benar-benar tobat dan minta ampun ,di ampuni  oleh Allah.
(36)AS-SYAKUUR
Yang sangat berterima kasih.Yang pasti membalasi setiap pujian ,sanjungan atau ibadat manusia yang di tunjukkan kepadaNya oleh hamba-hambaNya yang taat dan taqwa kepadaNya.
(37)AL-`ALIY
Yang bersangkutan tinggi martabatNya
(38)AL-KABIIR
Yang Maha Besar yang tak dapat di hinggakan dengan akal akan kebesaran Nya,dan akal tidak sanggup mencapai hakikatnya.
(39)AL-HAFIIZH
Yang memelihara atau melindungi segala makhlukNya,dari segala bahaya atau kerusakaan
(40)AL-MUQIIT
Yang menyediakan makanan dan minuman bagi segala makhlukNya yang membutuhkan makanan dan minuman
(41)AL-HASIIB
Yang memperhitungkan segala hal .Segala sesuatu di ciptakan dan di aturNya dengan perhitungan yang amat teliti dan benar .Setiap sesuatu di ciptakan dan di jadikan dalam perhitungan-perhitungan yang sejelas-jelasnya.
(42)Al-JALIIL
Yang bersifat dengan sifat -sifat yang mulia ,yang benar-benar mulia
(43)AL-KARIIM
Yang amat pemurah,sehingga Ia berikan segala kebutuhan dari segala makhluk-makhlukNya tanpa di minta lebih dahulu ,dan di berikan tanpa wasilah tanpa perantara
(44)AL-RAQIIB
Yang mengamati segala,sehingga tidak ada satu perkara atau kejadian yang terjadi tidak dengan setahuNya
(45)AL-MUJIIB
Yang mengabulkan doa-doa hamba-hambaNya yang berdoa kepadaNya
(46)AL-WAASI`
Yang amat luas kekayaanNya sehingga sanggup memenuhi segala kebutuhan hamba-hambaNya
(47)AL-HAKIIM
Yang amat bijaksana .Segala sesuatu di ciptakanNya dengan tujuan yang amat tinggi.Tidak pernah satu kejadian yang sia-sia,yang tidak ada maksud dan tujuaannya
(48)AL-WADUUD
Yang amat cinta terhadap para wali-waliNya,yaitu manusia-manusia yang menjadikan allah tujuan hidup satu-satunya
(49)AL-MAJIID
Yang amat mulia  atau terhormat
(50)AL-BAA`ITS
Yang membangkitkan segala manusia yang sudah mati,hidup kembali di alam kubur atau alam akhirat nanti
(51)ASY-SYAHIID
Yang jelas kepadaNya segala sesuatu ,tidak satu perkara atau kejadianpun yang gaib bagiNya
(52)AL-HAQQ
Yang benar dan selalu bertindak benar,tak pernah keluar dari kebenaran
(53)AL-WAKIIL
Yang melaksanakan segala urusan mahklukNya
(54)AL-QAWIY
Yang Maha Kuat ,tidak pernah merasa lemah dan cape
(55)AL-MATIIN
Yang sempurna kekuataanNya
(56)AL-WALIY
Penolong atau yang mengendalikan seluruh urusan dari makhluk-maklukNya
(57)AL-HAMIID
Hanya Ia saja yang berhak di puji .Selain Allah tidak pantas di puji , karena pasti ada cacat dan salahnya
(58)AL-MUHSHIY
Yang memperhitungkan setiap amal perbuatan manusia ,kecil, besar,untuk di balasi dengan pembalasan yang setimpal
(59)AL-MUBDI`U
Yang memulai segala atau yang menciptakan apa yang sebelumnya tidak ada menjadi ada
(60)AL-MU`IID
Yang mengulangi kejadian yang sudah rusak atau lenyap.Apa yang sudah ada ,lalu menjadi rusak dan lenyap  lalu kemudian diadakanNya lagi buat kedua kalinya .Umpama nya manusia yang sudah mati ,lalu di hidupkan kembali sebagai kehidupan sekarang ini di akhirat nanti
(61)AL-MUHYIY
Yang memberikan kehidupan (hidup) bagi makhluk -makhlukNya yang hidup,pusat tenaga hidup .Segala kehidupan bersumber pada Allah
(62)AL-MUMIIT
Yang mencabut kehidupan (hidup) dari ,makhluk-makhluk Nya  yang hidup atau yang mematikan
(63)AL-HAYYU
Yang hidup ,yang tidak  akan berakhir  dengan mati atau yang berkekalan hidupNya
(64)AL-QAYYUM
Yang mengurus segala perkara atau urusan makhlukNya
(65)AL-WAAJID
Yang mendapatkan apa saja yang Ia kehendaki
(66)AL-MAAJID
Yang bersifat agung (tinggi)dengan kesucian
(67)AL-WAAHID atau AL AHAD
Yang Maha Esa ,Yang Maha Tunggal ,Yang satu-satuNya tiada lainNya
(68)ASH-SHAMAD
Hanya Ia lah tempat bermohon ,mengadu,dan memuja bagi segala makhlukNya.Hanya kepadaNya sajalah kita bermohon atas segala keperluan dan perlindungan dari segala bahaya
(69)AL-QAADIR
Yang sanggup melaksanakan apa saja yang Ia kehendaki dengan tidak tergantung kepada tempoh dan keadaan(ruang dan waktu)
(70)AL-MUQTADIR
Yang memegang kekuasaan dari tiap-tiap orang yang mempunyai kekuasaan
(71)AL-MUQADDIM
Yang mendahulukan sesuatu atas lainnya
(72)AL-MU`AKHKHIR
Yang mengakhirkan sesuatu atas lainnya
(73)AL-AWWAL
Permulaan segala wujud(segala yang ada)
(74)AL-AAKHIR
Akhir segala wujud.Tidak berakhir wujud dan kekuasaanNya
(75)AZH-ZHAAHIR
Yang amat nyata segala ayat-ayat dan perbuatanNya
(76)AL-BAATHIN
Yang gaib ZatNya.yangtidak mungkin di ketahui unsurNya
(77)AL-WAALIY
Yang menguasai segala urusan
(78)AL-MUTA`AALIY
Yang lebih tinggi dari segala yang tinggi dan bersih dari kekurangan
(79)AL-BARR
Yang berbuat baik dengan segala kebaikan
(80)AL-TAWWAAB
Yang memberi tobat dan kembali berbuat baik (memberi nikmat) terhadap orang yang berdosa sesudah bertobat
(81)AL-MUNTAQIM
Yang membalas segala dosa dengan siksa
(82)AL-AFUUW
Banyak memaafkan kesalahan- kesalahan manusia
(83)AR-RAUUF
Yang sangat banyak memberi rahmat ,kasih sayang ,dan atau sangat penghiba(rasa kasihan)
(84)MAALIKUL-MULKI
Pemilik segala kekuasaan,melakukan apa saja yang Ia kehendaki terhadap milikNya itu
(85)DZUL JALAALI WAL IKRAAM
Pemilik satu-satunya dari segala kemuliaan dan kesempurnaan,dan segala kemuliaan itu berasal daru Dia
(86)AL-MUQSITH
Yang selalu adil dalam menghukum
(87)AL-JAAMI`
Yang menghimpun segala hakikat yang berbagai-bagai
(88)AL-GHANIY
Yang tidak membutuhkan apapun,terkaya dari segala keperluan
(89)AL-MUGHNIY
Yang mengayakan hamba-hambaNya ,yang memberi siapa yang Ia kehendaki apa-apa yang Ia kehendaki
(90)AL-MAANI`
Yang menolak atau yang mengangkatkan sebab-sebab kerusakan atau bahaya.Atau yang mencegah apa yang harus di cegah
(91)AD-DHAARR
Yang merusak apa yang Ia kehendaki
(92)AN-NAAFI`
Yang memberi maanfaat bagi siapa yang Ia kehendaki
(93)AN-NUUR
Sinar ,terang atau cahaya
(94)AL-HAADIY
Yang memberi petunjuk bagi hamba-hambaNya yang Ia kehendaki
(95)AL-BADII`
Yang menciptakan apa yang sebelumNya belum pernah ada
(96)AL-BAAQIY
Yang kekal adanya,tidak berakhir dengan tidak ada
(97)AL-WAARITS
Yang tetap ada sesudah musnahnya segala
(98)AR-RASYIID
Benar segala susunan dan aturan-aturan yang di tetapkan Nya
(99)ASH-SHABUUR
Yang tak tergesa-gesa menurunkan siksaan bagi ham-hambaNya yang berduka


Demikian pengertian yang terkandung di dalam tiap-tiap nama dari ASMAUL HUSNA.Pengertian ini di terangkan secara seringkas-ringkasnya.
postingan ini saya dapat dari http://ilmuislamblitar.blogspot.com
 semoga bermanfaat....
ASMAUL HUSNA 
Artinya nama-nama yang baik ,nama-nama yang bagus untuk Allah.Jumlahnya ada 99 nama. Di bawah ini akan di terangkan maksud atau pengertian yang terkandung di masing-masing nama.Dalam hadis Gharib/Hasan yang diriwayatkan oleh Tirmizi dan ibnu Hibban ,99 nama allah,adalah sebagai berikut:
(1)ALLAH 
 Diantara  nama-nama yang berjumlah 99 atau lebih itu,ALLAH inilah yang paling banyak tersebut di dalam kitab suci al -Quran.Dikatakan bahwa allah mempunyai arti yang terkandung dalam seluruh nama-nama Allah (asmaul husna).Yaitu tuhan tidak ada tuhan selai Ia,dengan semua sifatnya yang terkandung di dalam setiap masing-masing namanya:Tidak ada yang patut disembah,dipuji,di taati selain hanya Allah:Tidak ada yang benar-benar berkuasa ,selainhanya Ia,tidak ada yang benar-benar tinggi selain hanya Ia,tidak ada yang benar-benar pengasih dan penyayang dan pemurah selain hanya Ia.
(2)AR-RAHMAN
Ar-rahman mengandung arti yang memberikan rahmat kepada seluruh makhlukNya dengan tidak pilih kasih,dengan tidak membedakaan antara makhluk yang berakal atau tidak,yang iman atau yang kafir.tetapi rahmat yang di kasihkan ialah rahmat yang kecil,seperti hidup,kesehatan,kekayaan,dan lain -lain.
 3) AR-RAHIIM
Ar-Rahiim berarti allah memberikan rahmat-rahmat besar,rahmat yang tidak ternilai dengan seluruh harta dan kekayaan,rahmat yang kekal dan abadi,bukan rahmat yang kecil melainkan rahmat yang agung berupa keimanan atau agama yang benar,ilmu yang benar berupakan jalan yang lurus (Shiratal Mustaqim),perasaan bahagia yang sumbernya dari iman,perasaan cinta tehadap allah,rasul-rasul,dan ajaran-ajarannya,dan rahmat yang paling besar yaitu syurga jannatun Na`iim dan lain-lain rahmat besar yang abadi dalam kehidupan akhirat.
(4)AL-MALIK
Berarti yang memiliki segala-segalanya.Memiliki dengan pengertian milik 100% bukan karena di beli atau mendapat hadiah,tetapi di ciptakanNya,dikendalikanNya,di aturNya segala yang ada yang ada atau alam ini seluruh,menurut sekedakNya ,memiliki segala-segalanya.
(5)AL-QUDDUS
Berarti ALLAH bersih dari  segala sifat kekurangan.
(6)AS-SALAAM
 Berarti Allah lah yang memegang keselamatan seluruh alam atau yang menyelamatkan alam ini seluruhnya.Dan berarti Ia sendiri selamat  dari segala cacat atau kekurangan.
(7)AL-MU`MIN
Mempunyai 2 arti :yaitu mempercayai dan mengamankan.Berarti ALLAH mempercayai akan semua Rasul-rasulNya,Dan berarti Allah yang mengamankan seluruh makhlukNya dari segala bahaya dan kerusakan.
(8)AL-MUHAIMIN
Berarti :Ia mengamati-amati segala  makhluk Nya dengan pengamatan yang sangat teliti sekali,Dan berarti  pula Allah memelihara makhluknya dengan sangat teliti sekali,tanpa pemeliharaan Allah ,mustahil  alam ini akan berdiri lama.
(9)AL -AZIZ
Yang gagah perkasa ,dapat menaklukkan apa dan siapapun,termasuk memusnakan alam seluruhnya.
(10)AL-JABAAR
Yang sanggup memaksa makhlukNya menurut kehendak (kemauan)Nya.
(11)AL-MUTAKABBIR
Berarti Allah mempunyai macam kekuasaan ,kebesaran,dan kesombongan,hanya Allah saja yang berhak untuk bersombong diri,Sebab allah sangat murka terhadap manusia yang sombong sebab hanya Allah saja yang pantas bersombong diri.
(12)AL-KHAALIQ
Berarti yang mencipta .Segala yang ada ini sebelumnya tidak ada ,dan Ia lah yang mengadakan atau menciptakan segala yang ada ini.Manusia bagaimana juga pintarnya ,tidak sanggup menciptakan suatu yang tidak ada menjadi ada .
(13)AL-BAARI`
Yang merencanakan segala sesuatu sebelum menciptakaannya,Allah merencanakan dan pelaksana segala kejadian apa saja.
(14)AL-MUSHAWWIR
Yang menciptakan segala bentuk dan rupa .Yang menentukan bentuk langit dan bumi ,bentuk manusia , binatang dan lain -lain.Semua bentuk yang di ciptakan allah itu indah,sehingga kita tak bosan melihatnya.
(15)AL-GHAFFAAR
Artinya yang amat suka memberi ampunan atau maaf.Seorang manusia yang bagaimana juga nakal dan jahatnya bagaimana juga banyak dosanya ,sekalipun sudah membunuh 100 manusia ,mempunyai dosa yang memenuhi ruang antara bumi dan langit,bila minta ampun atua tobat ,Allah akan memberi ampunan dan tobat kepadanya.Allah sangat suka terhadap orang yang minta ampun dan bertaubat.
(16)AL-QAHHAR
Artinnya yang dapat memaksa makhlukNya bagaimana Ia kehendaki.
(17)AL-WAHHAAB
Yang amat banyak dan tak terhingga pemberianNya,gampang memberi bila di mintai
(18)AR-RAZZAAQ
Yang amat memberi dan melengkapi semua kebutuhan hidup dari seluruh makhlukNya.Yang memberi rizki.Yang memegang komando tertinggi dalam pembagian rizki terhadap masing-masing manusia atau makhluk.
(19)Al-FATTAAH
Yang membuka dan mencurahkan rahmat kepada makhlukNya.Atau yang menentukan hukum -hukum tertentu antara semua makhlukNya.
(20)AL-`ALIIM
Yang mengetahui segala ,Yang Maha Mengetahui.Tidak ada satu kejadianpun di langit dan dibumi atau diantara keduanya yang terjadi tidak di ketauhiNya,kejadian besar atau kejadian kecil.Sehelai daun kayu jatuh ke bumi pasti di ketahuiNya ,sebutir debu yang bagaimana halusNya ,di lemparkan ke ruang angkasa pasti di ketauhiNya.
(21)AL-QAABIDH
Yang menyempitkan hidup atau mengurangi rizki seseoarang yang Ia kehendaki.Tidak sedikit seseorang yang pintar,kuat,giat,tetapi  tetap hidup melarat.
(22)AL-BAASITH
Yang melapangkan hidup atau menambah rizki seseorang yang Ia kehendaki .Tidak sedikit orang yang yang bodoh tapi kaya raya
(23)AL-KAAFIDH
Yang menurunkan derajat seseorang yang Ia kehendaki
(24)AR-RAAFI`
Yang meninggikan derajat seseorang yang Ia kehendaki
(25)AL-MU`IZZ
Yang menyebabkan seseorang menjadi kuat,mulia atau menang
(26)AL-MUDZILL
Yang menyebabkan seseorang menjadi lemah ,hina atau kalah.
(27)AS-SAMII`
Yang  dapat mendengar segala bunyi atau suara ,suara keras atau halus ,dari jauh atau dekat.
(28)AL-BASHIIR
Yang melihat segala,yang besar atau yang halus ,yang dekat atau yang jauh
(29)AL-HAKAM
Yang menetapkan hukum bagi segala makhlukNya,hukum yang tak dapat di rubah siapapun
(30)AL-`ADL
Yang berlaku adil di dalam hukumNya dan ketetapanNya.
(31)AL-LATHIFF
Yang mengetahui segala perkara sampai sehalus-halusnya,atau yang sangat sangat mengasihani terhadap segala MakhlukNya.
(32)AL-KHABIIR
Yang mengetahui segala perkara batin,yang tersembunyi,dan mengetahui hakikat dari segala perkara dan kejadian.
(33)AL-HALIIM
Yang sangat penyantun dan juga terhadap orang-orang yang paling di murkainya sesudah orang itu bertobat
(34)AL-`AZHIM
Yang Maha Agung .Yang tak mungkin dapat di gambarkan dengan akal,dan tak mungkin dapat dibahas dengan ilmu pengetahuan
(35)AL-GHAFUUR
Yang sangat suka ,senang dan obral memberikan ampunan sekalipun seseorang mempunyai kesalahan memenuhi antara langit dan bumi,bila benar-benar tobat dan minta ampun ,di ampuni  oleh Allah.
(36)AS-SYAKUUR
Yang sangat berterima kasih.Yang pasti membalasi setiap pujian ,sanjungan atau ibadat manusia yang di tunjukkan kepadaNya oleh hamba-hambaNya yang taat dan taqwa kepadaNya.
(37)AL-`ALIY
Yang bersangkutan tinggi martabatNya
(38)AL-KABIIR
Yang Maha Besar yang tak dapat di hinggakan dengan akal akan kebesaran Nya,dan akal tidak sanggup mencapai hakikatnya.
(39)AL-HAFIIZH
Yang memelihara atau melindungi segala makhlukNya,dari segala bahaya atau kerusakaan
(40)AL-MUQIIT
Yang menyediakan makanan dan minuman bagi segala makhlukNya yang membutuhkan makanan dan minuman
(41)AL-HASIIB
Yang memperhitungkan segala hal .Segala sesuatu di ciptakan dan di aturNya dengan perhitungan yang amat teliti dan benar .Setiap sesuatu di ciptakan dan di jadikan dalam perhitungan-perhitungan yang sejelas-jelasnya.
(42)Al-JALIIL
Yang bersifat dengan sifat -sifat yang mulia ,yang benar-benar mulia
(43)AL-KARIIM
Yang amat pemurah,sehingga Ia berikan segala kebutuhan dari segala makhluk-makhlukNya tanpa di minta lebih dahulu ,dan di berikan tanpa wasilah tanpa perantara
(44)AL-RAQIIB
Yang mengamati segala,sehingga tidak ada satu perkara atau kejadian yang terjadi tidak dengan setahuNya
(45)AL-MUJIIB
Yang mengabulkan doa-doa hamba-hambaNya yang berdoa kepadaNya
(46)AL-WAASI`
Yang amat luas kekayaanNya sehingga sanggup memenuhi segala kebutuhan hamba-hambaNya
(47)AL-HAKIIM
Yang amat bijaksana .Segala sesuatu di ciptakanNya dengan tujuan yang amat tinggi.Tidak pernah satu kejadian yang sia-sia,yang tidak ada maksud dan tujuaannya
(48)AL-WADUUD
Yang amat cinta terhadap para wali-waliNya,yaitu manusia-manusia yang menjadikan allah tujuan hidup satu-satunya
(49)AL-MAJIID
Yang amat mulia  atau terhormat
(50)AL-BAA`ITS
Yang membangkitkan segala manusia yang sudah mati,hidup kembali di alam kubur atau alam akhirat nanti
(51)ASY-SYAHIID
Yang jelas kepadaNya segala sesuatu ,tidak satu perkara atau kejadianpun yang gaib bagiNya
(52)AL-HAQQ
Yang benar dan selalu bertindak benar,tak pernah keluar dari kebenaran
(53)AL-WAKIIL
Yang melaksanakan segala urusan mahklukNya
(54)AL-QAWIY
Yang Maha Kuat ,tidak pernah merasa lemah dan cape
(55)AL-MATIIN
Yang sempurna kekuataanNya
(56)AL-WALIY
Penolong atau yang mengendalikan seluruh urusan dari makhluk-maklukNya
(57)AL-HAMIID
Hanya Ia saja yang berhak di puji .Selain Allah tidak pantas di puji , karena pasti ada cacat dan salahnya
(58)AL-MUHSHIY
Yang memperhitungkan setiap amal perbuatan manusia ,kecil, besar,untuk di balasi dengan pembalasan yang setimpal
(59)AL-MUBDI`U
Yang memulai segala atau yang menciptakan apa yang sebelumnya tidak ada menjadi ada
(60)AL-MU`IID
Yang mengulangi kejadian yang sudah rusak atau lenyap.Apa yang sudah ada ,lalu menjadi rusak dan lenyap  lalu kemudian diadakanNya lagi buat kedua kalinya .Umpama nya manusia yang sudah mati ,lalu di hidupkan kembali sebagai kehidupan sekarang ini di akhirat nanti
(61)AL-MUHYIY
Yang memberikan kehidupan (hidup) bagi makhluk -makhlukNya yang hidup,pusat tenaga hidup .Segala kehidupan bersumber pada Allah
(62)AL-MUMIIT
Yang mencabut kehidupan (hidup) dari ,makhluk-makhluk Nya  yang hidup atau yang mematikan
(63)AL-HAYYU
Yang hidup ,yang tidak  akan berakhir  dengan mati atau yang berkekalan hidupNya
(64)AL-QAYYUM
Yang mengurus segala perkara atau urusan makhlukNya
(65)AL-WAAJID
Yang mendapatkan apa saja yang Ia kehendaki
(66)AL-MAAJID
Yang bersifat agung (tinggi)dengan kesucian
(67)AL-WAAHID atau AL AHAD
Yang Maha Esa ,Yang Maha Tunggal ,Yang satu-satuNya tiada lainNya
(68)ASH-SHAMAD
Hanya Ia lah tempat bermohon ,mengadu,dan memuja bagi segala makhlukNya.Hanya kepadaNya sajalah kita bermohon atas segala keperluan dan perlindungan dari segala bahaya
(69)AL-QAADIR
Yang sanggup melaksanakan apa saja yang Ia kehendaki dengan tidak tergantung kepada tempoh dan keadaan(ruang dan waktu)
(70)AL-MUQTADIR
Yang memegang kekuasaan dari tiap-tiap orang yang mempunyai kekuasaan
(71)AL-MUQADDIM
Yang mendahulukan sesuatu atas lainnya
(72)AL-MU`AKHKHIR
Yang mengakhirkan sesuatu atas lainnya
(73)AL-AWWAL
Permulaan segala wujud(segala yang ada)
(74)AL-AAKHIR
Akhir segala wujud.Tidak berakhir wujud dan kekuasaanNya
(75)AZH-ZHAAHIR
Yang amat nyata segala ayat-ayat dan perbuatanNya
(76)AL-BAATHIN
Yang gaib ZatNya.yangtidak mungkin di ketahui unsurNya
(77)AL-WAALIY
Yang menguasai segala urusan
(78)AL-MUTA`AALIY
Yang lebih tinggi dari segala yang tinggi dan bersih dari kekurangan
(79)AL-BARR
Yang berbuat baik dengan segala kebaikan
(80)AL-TAWWAAB
Yang memberi tobat dan kembali berbuat baik (memberi nikmat) terhadap orang yang berdosa sesudah bertobat
(81)AL-MUNTAQIM
Yang membalas segala dosa dengan siksa
(82)AL-AFUUW
Banyak memaafkan kesalahan- kesalahan manusia
(83)AR-RAUUF
Yang sangat banyak memberi rahmat ,kasih sayang ,dan atau sangat penghiba(rasa kasihan)
(84)MAALIKUL-MULKI
Pemilik segala kekuasaan,melakukan apa saja yang Ia kehendaki terhadap milikNya itu
(85)DZUL JALAALI WAL IKRAAM
Pemilik satu-satunya dari segala kemuliaan dan kesempurnaan,dan segala kemuliaan itu berasal daru Dia
(86)AL-MUQSITH
Yang selalu adil dalam menghukum
(87)AL-JAAMI`
Yang menghimpun segala hakikat yang berbagai-bagai
(88)AL-GHANIY
Yang tidak membutuhkan apapun,terkaya dari segala keperluan
(89)AL-MUGHNIY
Yang mengayakan hamba-hambaNya ,yang memberi siapa yang Ia kehendaki apa-apa yang Ia kehendaki
(90)AL-MAANI`
Yang menolak atau yang mengangkatkan sebab-sebab kerusakan atau bahaya.Atau yang mencegah apa yang harus di cegah
(91)AD-DHAARR
Yang merusak apa yang Ia kehendaki
(92)AN-NAAFI`
Yang memberi maanfaat bagi siapa yang Ia kehendaki
(93)AN-NUUR
Sinar ,terang atau cahaya
(94)AL-HAADIY
Yang memberi petunjuk bagi hamba-hambaNya yang Ia kehendaki
(95)AL-BADII`
Yang menciptakan apa yang sebelumNya belum pernah ada
(96)AL-BAAQIY
Yang kekal adanya,tidak berakhir dengan tidak ada
(97)AL-WAARITS
Yang tetap ada sesudah musnahnya segala
(98)AR-RASYIID
Benar segala susunan dan aturan-aturan yang di tetapkan Nya
(99)ASH-SHABUUR
Yang tak tergesa-gesa menurunkan siksaan bagi ham-hambaNya yang berduka


Demikian pengertian yang terkandung di dalam tiap-tiap nama dari ASMAUL HUSNA.Pengertian ini di terangkan secara seringkas-ringkasnya.
postingan ini saya dapat dari http://ilmuislamblitar.blogspot.com
 semoga bermanfaat....

Kamis, 28 November 2013

ILMU BANGUNAN

BAB I
BAB I
DASAR-DASAR BANGUNAN
Ilmu bangunan adalah ilmu yang digunakan untuk perencanaan, pelaksanaan, dan perbaikan bangunan.
Syarat dalam perencanaan bangunan diantaranya:
-Bangunan harus dibuat sesuai dengan fungsinya
-Memperhatikan aspek struktural
-Memperhatikan aspek arsitektoris
-Memperhatikan aspek ekonomis

Jenis Bangunan

Bangunan teknik sipil kering (Bangunan gedung dan bangunan transportasi) : Rumah tinggal, Perkantoran, Mall, Jalan Raya, Bandara

Bangunan teknik sipil basah (Hidro) : Bendungan, Saluran irigasi, Pelabuhan, Jembatan.
Jenis Bangunan Gedung
-Rumah tinggal
-Kantor/perkantoran
-Toko/pertokoan
-Industri/pabrik
-Rekreasi
-Ibadah
-Sekolah
Sosial
-Singgah penumpang
Bagian-Bagian Bangunan Gedung
Bangunan bawah
Bagian bangunan yang letaknya di bawah lantai : pondasi. Bangunan bawah berfungsi untuk menahan seluruh berat bangunan yang ada di atasnya, kemudian meneruskannya ke tanah.
Bangunan atas
Bagian bangunan yang letaknya di atas lantai : tembok, kolom, pintu, jendela, ring balk, atap.

Skema Bangunan Sederhana
BAB I
DASAR-DASAR BANGUNAN
Ilmu bangunan adalah ilmu yang digunakan untuk perencanaan, pelaksanaan, dan perbaikan bangunan.
Syarat dalam perencanaan bangunan diantaranya:
Bangunan harus dibuat sesuai dengan fungsinya
Memperhatikan aspek struktural
Memperhatikan aspek arsitektoris
Memperhatikan aspek ekonomis
Jenis Bangunan
Bangunan teknik sipil kering (Bangunan gedung dan bangunan transportasi) : Rumah tinggal, Perkantoran, Mall, Jalan Raya, Bandara
Bangunan teknik sipil basah (Hidro) : Bendungan, Saluran irigasi, Pelabuhan, Jembatan.
Jenis Bangunan Gedung
Rumah tinggal
Kantor/perkantoran
Toko/pertokoan
Industri/pabrik
Rekreasi
Ibadah
Sekolah
Sosial
Singgah penumpang
Bagian-Bagian Bangunan Gedung
Bangunan bawah
Bagian bangunan yang letaknya di bawah lantai : pondasi. Bangunan bawah berfungsi untuk menahan seluruh berat bangunan yang ada di atasnya, kemudian meneruskannya ke tanah.
Bangunan atas
Bagian bangunan yang letaknya di atas lantai : tembok, kolom, pintu, jendela, ring balk, atap.

Skema Bangunan Sederhana
Bahan Bangunan
Kayu : Pembuatan kusen, pintu, rangka atap dll
Tanah : Pembuatan bata, genteng
Beton : Campuran dari pasir, kerikil, semen untuk pembuatan kolom, balok, ring balk dll
Besi : Penulangan pada beton bertulang
Baja : Pembuatan kolom, balok, rangka atap
Batu : fondasi, dinding.
Alumunium : Pembuatan kusen
Untuk dapat merencanakan bangunan dengan baik, kita harus dapat mengenal sifat dari masing-masing bahan yang akan kita gunakan. Sebagai contoh, bahan yang dipakai untuk perencanaan rangka atap.
Perencanaan Denah Bangunan Gedung
Hal-hal yang harus diperhatikan dalam perencanaan denah
Fungsi bangunan
Luas lahan yang tersedia
Tata letak ruangan
Luas masing-masing ruangan
Anggaran yang tersedia
Peraturan penggambaran
Skala 1 : 100
Ukuran rapido
Garis tepi : 0.5
Denah : 0.2
Keterangan/Text : 0.3
Simbol
Tembok 1/2 bata (tebal 1,5 mm)

Pintu (kusen 6 mm)

Jendela

Bouven light

Kolom (ukuran 15 x 15)
Pedoman & Peraturan Bangunan Gedung
Peraturan Bangunan Nasional
Peraturan Pembebanan Indonesia untuk Gedung
Pedoman Perencanaan Bangunan Tahan Gempa
Standar Arsitektur di Bidang Perumahan
Peraturan Beton, Baja, Kayu.
Dsb.
Bahan Bangunan
Kayu : Pembuatan kusen, pintu, rangka atap dll
Tanah : Pembuatan bata, genteng
Beton : Campuran dari pasir, kerikil, semen untuk pembuatan kolom, balok, ring balk dll
Besi : Penulangan pada beton bertulang
Baja : Pembuatan kolom, balok, rangka atap
Batu : fondasi, dinding.
Alumunium : Pembuatan kusen
Untuk dapat merencanakan bangunan dengan baik, kita harus dapat mengenal sifat dari masing-masing bahan yang akan kita gunakan. Sebagai contoh, bahan yang dipakai untuk perencanaan rangka atap.
Perencanaan Denah Bangunan Gedung
Hal-hal yang harus diperhatikan dalam perencanaan denah
Fungsi bangunan
Luas lahan yang tersedia
Tata letak ruangan
Luas masing-masing ruangan
Anggaran yang tersedia
Peraturan penggambaran
Skala 1 : 100
Ukuran rapido
Garis tepi : 0.5
Denah : 0.2
Keterangan/Text : 0.3
Simbol
Tembok 1/2 bata (tebal 1,5 mm)

Pintu (kusen 6 mm)

Jendela

Bouven light

Kolom (ukuran 15 x 15)
Pedoman & Peraturan Bangunan Gedung
Peraturan Bangunan Nasional
Peraturan Pembebanan Indonesia untuk Gedung
Pedoman Perencanaan Bangunan Tahan Gempa
Standar Arsitektur di Bidang Perumahan
Peraturan Beton, Baja, Kayu.
Dsb.
- See more at: http://belajar-teknik-sipil.blogspot.com/2009/04/bab-i-dasar-dasar-bangunan.html#sthash.UXtzCqO0.dpuf

Kontruksi Dinding Dan Lantai Bangunan
Menggambar Konstruksi Lantai dari Keramik/Ubin/Parket
Pemasangan keramik/ubin/parket tergantung dari bentuk ruangan dan tata
letak lubang pintunya. Untuk mendapatkan pemasangan ubin yang baik harus
diperhatikan perencanaan secara menyeluruh untuk pasangan ubin semua
ruangan yang berkaitan. Dibuat demikian untuk mendapatkan kesan bahwa
setiap ruangan seolah-olah tidak berdiri sendiri. Dan biasanya perencanaan
pemasangan keramik atau ubin berpedoman pada pintu utama. Dan pada
rumah bertingkat maka pemasangannya selain berpedoman pintu utama juga
harus memperhatikan arah yang ke anak tangga, karena akan berkaitan dengan
pemasangan lantai atas.
Konstruksi Dinding Bata/Batako
Materi tentang konstruksi dinding merupakan bagian dari konstruksi bangunan
gedung. Pada materi ini akan belajar tentang pengertian bangunan, fungsi
bangunan, jenis-jenis bangunan, bagian pokok dari bangunan, ikatan batu bata
untuk dinding, meliputi ikatan ½ bata, ikatan silang, ikatan tegak, ikatan vlam
dan rollaag.
Pengetahuan dasar mengenai konstruksi dinding akan sangat membantu
dalam penggambaran konstruksi dinding atau bagaimana melaksanakan
praktik pembuatan dinding batu bata sesuai dengan aturan yang berlaku.
Pengertian Ilmu Bangunan
Yang dimaksud dengan ilmu bangunan adalah ilmu pengetahuan yang
mempelajari hal-hal yang berhubungan dengan perencanaan dan pelaksanaan
pembuatan maupun perbaikan bangunan. Dalam penyelenggaraan bangunan
diusahakan ekonomis dan memenuhi persyaratan tentang bahan, konstruksi
maupun pelaksanaannya.
Bangunan yang dimaksud di atas meliputi:
a. Bangunan merupakan hasil karya orang yang mempunyai tujuan tertentu
untuk kepentingan perorangan maupun untuk umum.
b. Bangunan yang bersifat penambahan atau perubahan dan telah ada
menjadi sesuatu yang lain/berbeda, tetapi juga dengan tujuan tertentu dan
untuk kepentingan perorangan maupun untuk umum.
Adapun tujuan bangunan tersebut didirikan antara lain:
171
Bangunan rumah tinggal dibuat orang untuk kepentingan tempat tinggal dalam
arti yang luas. Untuk masa sekarang tidak hanya sekadar tempat berlindung
atau berteduh tetapi sebagai tempat pembinaan keluarga.
Kantor dibuat untuk pelayanan masyarakat, sedangkan jembatan dan
bendungan dibuat orang untuk tujuan prasarana kemakmuran rakyat. Semua
hal di atas disebut dengan bangunan karena tidak dapat dengan mudah
dipindahkan mengingat berat kecuali bila dibongkar.
Lemari dibuat orang juga mempunyai tujuan antara lain untuk menyimpan
barang, bangku untuk tempat duduk, tetapi benda-benda ini mudah
dipindahkan ke tempat lain. Untuk itu benda-benda di sini tidak dapat dikatakan
bangunan.
Dalam pembuatannya bangunan tidak cukup hanya satu orang pekerja saja,
tetapi kadang-kadang memerlukan ratusan sampai ribuan pekerja tergantung
besar kecilnya bangunan yang dibuat.
Jenis Bangunan
Jenis bangunan dapat dibedakan menjadi:
a. Bangunan teknik sipil kering, antara lain meliputi: bangunan rumah, gedunggedung,
monumen, pabrik, gereja, masjid, dan sebagainya.
b. Bangunan teknik sipil basah, antara lain meliputi: bendungan, bangunan
irigasi, saluran air, dermaga pelabuhan, turap-turap, jembatan, dan
sebagainya.
Untuk sekarang jenis bangunan dibedakan menjadi tiga bagian besar yang
dikelola oleh Direktorat Jenderal meliputi bangunan gedung, bangunan air,
dan jalan jembatan.
Jenis bahan yang digunakan dalam bangunan dapat berupa kayu, bata, beton,
atau baja. Bahkan dewasa ini bahan bangunan yang digunakan sudah
berkembang antara lain dari bahan aluminium atau plastik.
Fungsi Pokok Pembuatan Bangunan
Fungsi pembuatan bangunan yang terpenting ialah agar setiap bangunan kuat,
dan tidak mudah rusak, sehat untuk ditempati, di samping biayanya relatif
murah. Untuk mendapatkan bangunan kuat dan murah tidak perlu konstruksinya
terlalu berlebihan. Bila demikian tidak sesuai dengan tujuan dan merupakan
pemborosan.
Konstruksi bangunan harus diperhitungkan secara teliti berdasarkan
syarat-syarat bangunan termasuk perhitungan yang menunjang misalnya
mekanika teknik. Keawetan suatu bangunan juga tergantung bahan
172
bangunan yang digunakan, pelaksanaan dalam pembuatan, dan juga
perawatannya.
Di samping hal tersebut di atas faktor lain yang berpengaruh dan perlu
mendapatkan perhatian adalah air tanah, gempa bumi, angin, dan
sebagainya.

Pembangunan jalan raya 

Pada dasarnya pembangunan jalan raya adalah proses pembukaan ruangan lalu lintas yang mengatasi pelbagai rintangan geografi. Proses ini melibatkan pengalihan muka bumi, pembangunan jembatan dan terowong, bahkan juag pengalihan tumbuh-tumbuhan. (Ini mungkin melibatkan penebasan hutan). Pelbagai jenis mesin pembangun jalan akan digunakan untuk proses ini. Muka bumi harus diuji untuk melihat kemampuannya untuk menampung beban kendaraan. Berikutnya, jika perlu, tanah yang lembut akan diganti dengan tanah yang lebih keras. Lapisan tanah ini akan menjadi lapisan dasar. Seterusnya di atas lapisan dasar ini akan dilapisi dengan satu lapisan lagi yang disebut lapisan permukaan. Biasanya lapisan permukaan dibuat dengan aspal ataupun semen.
Pengaliran air merupakan salah satu faktor yang harus diperhitungkan dalam pembangunan jalan raya. Air yang berkumpul di permukaan jalan raya setelah hujan tidak hanya membahayakan pengguna jalan raya, malahan akan mengikis dan merusakkan struktur jalan raya. Karena itu permukaan jalan raya sebenarnya tidak betul-betul rata, sebaliknya mempunyai landaian yang berarah ke selokan di pinggir jalan. Dengan demikian, air hujan akan mengalir kembali ke selokan.
Setelah itu retroflektor dipasang di tempat-tempat yang berbahaya seperti belokan yang tajam. Di permukaan jalan mungkin juga akan diletakkan "mata kucing", yakni sejenis benda bersinar seperti batu yang "ditanamkan" di permukaan jalan raya. Fungsinya adalah untuk menandakan batas lintasan.
Pengertian Pondasi

Pondasi adalah suatu bagian dari konstruksi bangunan yang berfungsi untuk menempatkan bangunan dan meneruskan beban yang disalurkan dari struktur atas ke tanah dasar pondasi yang cukup kuat menahannya tanpa terjadinya differential settlement pada sistem strukturnya.

Untuk memilih tipe pondasi yang memadai, perlu diperhatikan apakah pondasi itu cocok untuk berbagai keadaan di lapangan dan apakah pondasi itu memungkinkan untuk diselesaikan secara ekonomis sesuai dengan jadwal kerjanya.

Hal-hal berikut perlu dipertimbangkan dalam pemilihan tipe pondasi:
1. Keadaan tanah pondasi
2. Batasan-batasan akibat konstruksi di atasnya (upper structure)
3. Keadaan daerah sekitar lokasi
4. Waktu dan biaya pekerjaan
5. Kokoh, kaku dan kuat

Umumnya kondisi tanah dasar pondasi mempunyai karakteristik yang bervariasi, berbagai parameter yang mempengaruhi karakteristik tanah antara lain pengaruh muka air tanah mengakibatkan berat volume tanah terendam air berbeda dengan tanah tidak terendam air meskipun jenis tanah sama.

Jenis tanah dengan karakteristik fisik dan mekanis masing-masing memberikan nilai kuat dukung tanah yang berbeda-beda. Dengan demikian pemilihan tipe pondasi yang akan digunakan harus disesuaikan dengan berbagai aspek dari tanah di lokasi tempat akan dibangunnya bangunan tersebut.
Suatu pondasi harus direncanakan dengan baik, karena jika pondasi tidak direncanakan dengan benar akan ada bagian yang mengalami penurunan yang lebih besar dari bagian sekitarnya.

Ada tiga kriteria yang harus dipenuhi dalam perencanaan suatu pondasi, yakni :
1. Pondasi harus ditempatkan dengan tepat, sehingga tidak longsor akibat pengaruh luar.
2. Pondasi harus aman dari kelongsoran daya dukung.
3. Pondasi harus aman dari penurunan yang berlebihan.

Pengertian-pengertian



1.    Bangunan gedung adalah wujud fisik hasil pekerjaan konstruksi yang menyatu dengan tempat kedudukannya, sebagian atau seluruhnya berada di atas dan/atau di dalam tanah dan/atau air, yang berfungsi sebagai tempat manusia melakukan kegiatannya, baik untuk hunian atau tempat tinggal, kegiatan keagamaan, kegiatan usaha, kegiatan sosial, budaya, maupun kegiatan khusus ;
2.    Bangunan gedung umum adalah bangunan gedung yang fungsinya untuk kepentingan publik, baik berupa fungsi keagamaan, fungsi usaha, maupun fungsi sosial dan budaya ;
3.    Bangunan gedung tertentu adalah bangunan gedung yang digunakan untuk kepentingan umum.
4.       Bangunan gedung khusus adalah bangunan teknis sipil lainnya yang   tidak termasuk bangunan gedung, gedung umum dan gedung tertentu yang dalam pembangunan dan/atau pemanfaatannya membutuhkan pengelolaan khusus dan/atau memiliki kompleksitas    tertentu    yang    dapat menimbulkan   dampak   penting   terhadap masyarakat dan lingkungannya seperti menara/tower telekomunikasi,menara transmisi, tanki bahan bakar, jembatan, billboard/megatron dan instalasi pengolahan/pemanfaatan sumber daya alam;
5.    Bangunan Permanen adalah bangunan  yang ditinjau dari segi konstruksi dan umur bangunan dinyatakan lebih dari 15 Tahun;
6.    Bangunan Semi Permanen adalah bangunan yang ditinjau dari segi konstruksi dan umur bangunan dinyatakan antara 5 Tahun sampai dengan 15 Tahun;
7.    Bangunan Darurat / Sementara adalah bangunan yang ditinjau dari segi konstruksi dan umur bangunan dinyatakan kurang dari 5 Tahun;
8.    Kapling / Pekarangan adalah suatu perpetakan tanah, yang menurut pertimbangan Pemerintah Daerah dapat dipergunakan untuk tempat mendirikan bangunan;
9.    Klasifikasi bangunan gedung adalah klasifikasi dari fungsi bangunan gedung berdasarkan pemenuhan tingkat persyaratan administratif dan persyaratan teknisnya;
10. Mendirikan Bangunan adalah pekerjaan mengadakan bangunan seluruhnya atau sebagaian termasuk pekerjaan menggali, menimbun atau meratakan tanah yang berhubungan dengan pekerjaan mengadakan bangunan tersebut;
11. Mengubah Bangunan ialah pekerjaan mengganti dan atau menambah bangunan yang ada, termasuk pekerjaan membongkar yang berhubungan dengan pekerjaan mengganti bagian bangunan tersebut;
12. Merobohkan Bangunan adalah pekerjaan meniadakan sebagian atau seluruh bagian bangunan ditinjau dari fungsi bangunan dan atau konstruksi;
13. Garis Sempadan adalah garis pada kapling yang ditarik sejajar dengan garis as jalan, tepi sungai, atau as pagar dan merupakan batas antara bagian kapling yang boleh dibangun dan yang tidak boleh dibangun;
14. Izin mendirikan bangunan gedung adalah perizinan yang diberikan oleh Pemerintah Daerah kepada pemilik bangunan gedung untuk membangun baru, mengubah, memperluas, mengurangi, dan/atau merawat bangunan gedung sesuai dengan persyaratan administratif dan persyaratan teknis yang berlaku ;
15. Permohonan izin mendirikan bangunan gedung adalah perrnohonan yang dilakukan pemilik bangunan gedung kepada pemerintah daerah untuk mendapatkan izin mendirikan bangunan gedung ;
16. Koefisien Dasar Bangunan (KDB) adalah angka persentase perbandingan antara luas seluruh lantai dasar bangunan gedung dan luas lahan/tanah perpetakan/daerah perencanaan yang dikuasai sesuai rencana tata ruang dan rencana tata bangunan dan lingkungan;
17. Koefisien Lantai Bangunan (KLB) adalah angka persentase perbandingan antara luas seluruh lantai bangunan gedung dan luas tanah perpetakan/daerah perencanaan yang dikuasai sesuai rencana tata ruang dan rencana tata bangunan dan lingkungan;
18. Koefisien Daerah Hijau (KDH) adalah angka persentase perbandingan antara luas seluruh ruang terbuka di luar bangunan gedung yang diperuntukkan bagi pertamanan/penghijauan dan luas tanah perpetakan/daerah perencanaan yang dikuasai sesuai rencana tata ruang dan rencana tata bangunan dan lingkungan;
19. Tinggi Bangunan adalah jarak yang diukur dari lantai dasar bangunan, dimana  bangunan tersebut didirikan sampai dengan titik puncak dari bangunan;
20. Lantai dasar bangunan adalah ketinggian lantai dasar yang diukur dari titik referensi tertentu;
21. Izin Penggunaan Bangunan selanjutnya disingkat IPB adalah Izin yang diberikan untuk menggunakan bangunan sesuai dengan fungsi bangunan yang tertera dalam IMB;
22. Izin Penghapusan Bangunan (IHB) adalah Izin yang diberikan untuk menghapuskan / membongkar bangunan secara total baik secara fisik maupun secara fungsi, sesuai dengan fungsi bangunan yang tertera dalam IMB;
23.  Rencana Tata Ruang Wilayah ( RTRW ) Kota adalah hasil perencanaan tata ruang wilayah Kota yang telah ditetapkan dengan peraturan daerah ;
24. Penyelenggaraan bangunan gedung adalah kegiatan pembangunan yang meliputi proses perencanaan teknis dan pelaksanaan konstruksi, serta kegiatan pemanfaatan, pelestarian dan pembongkaran bangunan gedung.

A. Pengertian Bangunan 
Yang dimaksud dengan bangunan adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari hal-hal yang berhubungan dengan perencanaan dan pelaksanaan pembuatan maupun perbaikan bangunan. Dalam penyelenggaraan bangunan diusahakan ekonomis dan memenuhi persyaratan tentang bahan, konstruksi maupun pelaksanaannya.
Bangunan yang dimaksud di atas meliputi:
a. Bangunan merupakan hasil karya orang yang mempunyai tujuan tertentu untuk kepentingan perorangan maupun untuk umum.
b. Bangunan yang bersifat penambahan atau perubahan dan telah ada menjadi sesuatu yang lain/berbeda, tetapi juga dengan tujuan tertentu dan untuk kepentingan perorangan maupun untuk umum.
Adapun tujuan bangunan tersebut didirikan antara lain:
Bangunan rumah tinggal dibuat orang untuk kepentingan tempat tinggal dalam arti yang luas. Untuk masa sekarang tidak hanya sekedar tempat berlindung atau berteduh tetapi sebagai tempat pembinaan keluarga.
Kantor dibuat untuk pelayanan masyarakat, sedangkan jembatan dan bendungan dibuat orang untuk tujuan prasarana kemakmuran rakyat. Kesemua hal di atas disebut dengan bangunan karena tidak dapat dengan mudah dipindahkan mengingat berat kecuali bila dibongkar.
Lemari dibuat orang juga mempunyai tujuan anatara lain untuk menyimpan barang, bangku untuk tempat duduk, tetapi bendabenda ini mudah dipindahkan ke tempat lain, untuk itu benda-benda disini tidak dapat dikatakan bangunan.
Dalam pembuatannya bagunan tidak cukup hanya satu orang pekerja saja, tetapi kadang-kadang memerlukan ratusan sampai ribuan pekerja tergantung besar kecilnya bangunan yang dibuat.
B. Jenis Bangunan
Jenis bangunan dapat dibedakan menjadi:
a. Bangunan teknik sipil kering, antara lain meliputi: bangunan rumah, gedung-gedung. monumen, pabrik, gereja, masjid dan sebagainya.
b. Bangunan teknik sipil basah, antara lain meliputi: bendungan, bangunan irigasi, saluran air, dermaga pelabuhan, turap-turap, jembatan dan sebagainya.
Untuk sekarang jenis bangunan dibedakan menjadi 3 bagian besar yang dikelola oleh Direktorat Jenderal meliputi Bangunan Gedung, Bangunan Air dan Jalan Jembatan.
Jenis bahan yang digunakan dalam bangunan dapat berupa kayu, bata, beton atau baja. Bahkan dewasa ini bahan bangunan yang digunakan sudah berkembang antara lain dari bahan aluminium atau plastik.
C. Fungsi Pokok Pembuatan Bangunan
Fungsi pembuatan bangunan yang terpenting ialah agar setiap bangunan kuat, dan tidak mudah rusak, sehat untuk ditempati, di samping biayanya relatif murah. Untuk mendapatkan bangunan kuat dan murah tidak perlu konstruksinya terlalu berlebihan. Bila demikian tidak sesuai dengan tujuan dan merupakan pemborosan. Konstruksi bangunan harus diperhitungkan secara teliti berdasarkan syarat-syarat bangunan termasuk perhitungan yang menunjang misalnya mekanika teknik. Keawetan suatu
bangunan juga tergantung bahan bangunan yang digunakan, pelaksanaan dalam pembuatan dan juga perawatannya.
Di samping hal tersebut di atas faktor lain yang berpengaruh dan perlu mendapatkan perhatian adalah air tanah, gempa bumi, angina dan sebagainya.
D. Bagian-bagian Bangunan Gedung
Menurut susunannya pembagian bangunan gedung dibagi menjadi:
a. Bangunan bawah yaitu bagian-bagian yang terletak di bawah muka lantai yang ada dalam tanah.
b. Bagian atas yaitu bagian-bagian yang ada di atasnya seperti tembok, kolom, jendela, ring balok dan rangka atap.
Yang termasuk bangunan bawah ialah konstruksi yang dibuat untuk menahan berat bangunan di atasnya termasuk berat pondasi itu sendiri. Untuk itu bangunan harus kuat, tidak mudah bergerak kedudukannya dan stabil.
Sedang yang termasuk bangunan atas adalah bagian-bagian yang terletak di atas bangunan bawah, sehingga seluruh beratnya diteruskan kepada bangunan bawah sampai ke tanah dasar.

Belajar Struktur Ilmu Bangunan

Bangunan biasanya dikonotasikan dengan rumah, gedung ataupun segala sarana, prasarana atau infrastruktur dalam kebudayaan atau kehidupan manusia dalam membangun peradabannya seperti halnya jembatan dan konstruksinya serta rancangannya, jalan, sarana telekomunikasi. Umumnya sebuah peradaban suatu bangsa dapat dilihat dari teknik teknik bangunan maupun sarana dan prasarana yang dibuat ataupun ditinggalkan oleh manusia dalam perjalanan sejarahnya.
Karena bangunan berkaitan dengan kemajuan peradaban manusia, maka dalam perjalanannya, manusia memerlukan ilmu atau teknik yang berkaitan dengan bangunan atau yang menunjang dalam membuat suatu bangunan. Perkembangan Ilmu pengetahuan tidak terlepas dari hal tersebut seperti halnya arsitektur, teknik sipil, kursus bangunan prooperti dan segala hal yang berkaitan dengan bangunan. Bahkan penggunaan trigonometri dalam matematika juga berkaitan dengan bangunan yang diduga digunakan pada masa Mesir kuno dalam membangun Piramida. Bahkan pada masa sekarang, bangunan bangunan berupa gedung tinggi dianggap merupakan ciri kemajuan peradaban manusia.
Pada awalnya manusia hanya memanfaatkan apa yang ada di alam sebagai sarana dan prasarana ataupun infrastruktur dalam kehidupannya. Seperti halnya memanfaatkan gua sebagai tempat tinggal. Kemudian memanfaatkan apa yang ada di alam sebagai bahan-bahan untuk membuat infrastruktur seperti halnya batu, tanah dan kayu. Kemudian setelah ditemukan bahan bahan tambang yang dapat digunakan untuk membuat alat atau benda yang menunjang sebuah bangunan seperti halnya barang logam dan mengolah bahan bahan alam seperti mengolah batuan kapur, pasir dan tanah. Dalam perkembangannya, manusia membuat bahan bahan bangunan dari hasil industri atau buatan manusia yang bahan-bahannya bakunya diambil dari alam.
JEMBATAN
Bagian-bagian struktur utama dari konstruksi jembatan adalah struktur pondasi, struktur abutment, struktur pilar, struktur lantai jembatan, struktur kabel, dan struktur oprit. Bagian metoda konstruksi terpenting dalam konstruksi jembatan adalah proses erection lantai jembatan, dimana banyak metoda dimungkinkan untuk melakukan erection tersebut.
http://www.ilmutekniksipil.com/wp-content/uploads/2012/12/1.jpg
Adapun metoda konstruksi terpenting dalam konstruksi jembatan juga sangat bervariasi dan sangat ditentukan oleh banyak pertimbangan, antara lain:
  • Kondisi medan,
  • Tipe alat yang telah dimiliki,
  • Kondisi akses menuju ke lokasi proyek,
  • Pertimbangan lalu lintas lama,
  • Tipe material dan struktur jembatan yang digunakan, apakah baja atau beton.
  • Pertimbangan waktu pelaksanaan
Berikut adalah beberapa tipe metoda erection lantai jembatan yang umumnya digunakan untuk berbagai konstruksi jembatan :
  • Sistem Perancah
  • Sistem Service Crane
  • Sistem Launching Truss
  • Sistem Penggunaan Counter Weight dan Link-set
  • Sistem Launching Gantry
  • Sistem Traveller atau Heavy Gantry
Sistem Perancah
Keuntungan sistem perancah adalah
  • Minimnya alat angkat berat (service crane atau gantry) yang diperlukan, mengingat pengecoran yang dilakukan adalah ditempat
  • Lebih minimnya biaya erection akibat tidak terlibatnya alat angkat berat, khususnya bila tipe ini telah dimiliki (heavy duty shoring)
Kerugian sistem perancah adalah
  • žProduktivitas yang relatif rendah, karena pekerjaan cor ditempat menuntut waktu yang lebih lama untuk proses persiapan (formwork dan peracah) dan proses setting beton.
  • žMenurut tipe tanah yang harus baik, dan bila tanah yang ada untuk dudukan perancah kurang baik maka akan berakibat perlunya struktur pondasi khusus (luasan telapak yang lebar atau penggunaan pondasi dalam).
http://www.ilmutekniksipil.com/wp-content/uploads/2012/12/2.jpg
Metode Perancah
Sistem Servis Crane
Keuntungan sistem servis crane adalah
  • Produktivitas erection yang tinggi.
  • Tidak terpengaruh kepada tipe tanah yang ada dibawah lantai jembatan (sebatas mampu dilewati untuk manuver alat berat).
Kerugian sistem servis crane adalah
  • Umumnya penggunaan alat berat seperti ini menuntut biaya tinggi mengingat biaya sewa crane dengan kapasitas angkat tinggi adalah relative mahal.
  • Perlunya access road yang memadai untuk memobilisasi service crane.
http://www.ilmutekniksipil.com/wp-content/uploads/2012/12/3.jpg
Metode Servis Crane
Sistem Launching Truss
Keuntungan sistem launching truss adalah
  • Tidak terpengaruh kepada kondisi dibawah lantai jembatan (katakanlah sepenuhnya sungai)
Kerugian sistem launching truss adalah
  • Umumnya penggunaan alat berat seperti ini juga menuntut biaya tinggi.
  • Diperlukan system booking alat yang memadai mengingat tipe ini belum dimiliki banyak oleh sub kontraktor erection.
  • Produktivitas relatif lebih rendah dibandingkan sistem service crane, dimana perlu waktu extra untuk erection truss dan sistem angkat dan menempatkan girder.
http://www.ilmutekniksipil.com/wp-content/uploads/2012/12/4.jpg
Metode Launching Truss
Sistem Penggunaan Counter Weight dan Link Set
Untuk konstruksi jembatan rangka baja, maka sistem penggunaan alat angkat baik service crane yang mungkin diletakkan diatas ponton atau konvensional gantry adalah cara paling umum digunakan untuk mengangkat dan memasang batang per batang baja di posisinya.
Sistem counter weight akan diperlukan yang biasanya diambil dari konstruksi rangka baja yang belum dipasang ditambah dengan extra beban, agar erection dengan sistem cantilever dapat dilakukan.
Penggunaan “link set” juga dapat dilakukan untuk menghubungkan satu span rangka yang sudah jadi sebagai konstruksi counter weight bagi konstruksi rangka di span selanjutnya. Untuk jelasnya lihat gambar-gambar dibawah ini.
http://www.ilmutekniksipil.com/wp-content/uploads/2012/12/5.jpg
Metode Counter Weight dan Link Set
Sistem Launching Gantry
Untuk konstruksi jembatan dimana lantai jembatannya berupa struktur beton precast segmental-box, maka penggunaan alat launching gantry umumnya dapat digunakan, dimana sistem ini mempunyai kecepatan erection tinggi yang didukung sistem feeding segmental dari sisi belakang alat (tidak dari bawah karena pertimbangan lalu lintas, misalnya).
http://www.ilmutekniksipil.com/wp-content/uploads/2012/12/6.jpg
Metode Launcing Gantry
Sistem Traveller atau Heavy Gantry
Sistem traveller umumnya digunakan untuk tipe jembatan balance box cantilever, khususnya untuk lantai jembatan dengan beton cor ditempat. Bila pada tipe jembatan tipe ini menggunakan beton precast box segmental, maka sistem alat angkat gantry harus digunakan.
Sistem kedua alat angkat ini juga digunakan untuk konstruksi jembatan kabel, khususnya untuk tipe cable stay, maka erection deck juga memanfaatkan struktur kabel sebagai tumpuan baru sebelum nantinya sistem traveler (bila beton adalah cast in place) atau heavy gantry (bila beton adalah precast) akan maju ke segmen berikutnya.
http://www.ilmutekniksipil.com/wp-content/uploads/2012/12/7.jpg

Konstruksi Bangunan terdiri dari dua suku kata yaitu konstruksi (construction) yang berarti membangun, sedangkan bangunan yang berarti suatu benda yang dibangun atau didirikan untuk kepentingan manusia dengan tuj«an, biaya dan waktu tertentu. Konstruksi bangunan berarti suatu cara atau teknik membuat/mendirikan bangunan agar memenuhi syarat kuat, awet, indah, fungsional dan ekonomis.
Dalam kehidupan sehari-hari kata konstruksi sering disamakan dengan kata struktur seperti struktur kayu dengan konstruksi kayu, struktur baja dengan konstruksi baja, dan lain-lain. Kata struktur berarti susunan dari beberapa elemen (benda) yang membentuk suatu kesatuan yang utuh. Jadi kata struktur berarti benda sedangkan konstruksi berarti teknik atau cara membuat (rekayasa).

Bangunan dikelompokkan kedalam 4 kelompok yaitu:
1.      Bangunan Gedung yaitu: kantor, rumah sakit, hotel, rumah dan lain-lain.
2.      Bangunan Transportasi yaitu: jalan, jembatan, rel kereta api, terminal, pelabuhan, lapangan terbang dan sebagainya.
3.      Bangunan Air yaitu: bendungan, saluran irigasi, saluran drainase, bangunan bagi, gorong-gorong dan sebagainya.
4.      Bangunan khusus yaitu: anjungan lepas pantai, menara jaringan listrik tegangan tinggi, menara pemancar radio, TV dan sebagainya.

Pada tulisan ini, hanya akan dibahas bangunan transpotasi, bangunan air dan bangunan gedung. Secara umum konstruksi bangunan harus memenuhi 5 syarat yaitu:
1.      Kuat dan awet, dalam arti tidak mudah rusak sehingga biaya pemeliharaan relatip menjadi murah.
2.      Fungsional, dalam arti bentuk, ukuran dan organisasi ruangan mememihi kebutuhan sesuai dengan fungsinya.
3.      Indah, dalam arti bentuknya enak dipandang mata .
4.      Hygienis, dalam arti sirkulasi udara dan cahayanya cukup sehingga penghuninya merasa nyaman dan sehat.
5.      Ekonomis, dalam arti tidak terdapat pemborosan sehingga pembiayaan menjadi relatif efisien dan efektif.

Sebuah sistem dapat didefinisikan sebagai suatu susunan bagian-bagian yang saling berhubungan atau saling tergantung satu sama lain yang membentuk sebuah kesatuan kompleks dan berlaku untuk satu fungsi. Sebuah bangunan dapat diartikan sebagai wujud fisik dari beberapa sistem dan subsistem yang saling berhubungan, terkoordinasi, terintegrasi satu sama lain sekaligus dengan wujud tiga dimensinya, serta organisasi spasialnya secara utuh.

Sistem struktural sebuah bangunan dirancang dan dikonstruksi untuk dapat menyokong dan menyalurkan gaya gravitasi dan beban lateral ke tanah dengan aman tanpa melampaui beban yang diizinkan atau yang dapat ditanggung oleh bagian­-bagian sistem struktur itu sendiri.
·         Substruktur atau struktur bawah: adalah struktur dasar yang membentuk fondasi sebuah bangunan.
·         Struktur: berupa kolom, balok, dan dinding penopang menyokong struktur lantai dan atap.
·         Superstruktur atau struktur atas: adalah perpanjangan vertikal bangunan di atas fondasi.
Dari elemen-elemen bangunan tersebut diatas, selanjutnya dapat disusun sedemikian sehingga sesuai dengan fungsinya masing-masing dan seefisien mungkin, karena elemen yang satu terhadap yang lain saling berkaitan menjadi satu kesatuan yaitu yang disebut gedung atau rumah.

Sistem selubung merupakan cangkang atau selimut bangunan yang terdiri dari atap, dinding eksterior,  jendela,  dan pintu.
·         Atap dan dinding eksterior melindungi ruang­-ruang interior dari cuaca, mengkontrol kelembaban, panas, dan aliran udara dengan susunan lapisan komponen konstruksi.
·         Dinding eksterior dan atap juga meredam kebisingan, serta memberikan keamanan dan privasi bagi penghuni bangunan.
·         Pintu memberikan akses fisik.
·         Jendela memberikan akses terhadap cahaya, udara, dan pemandangan.
·         Dinding interior dan partisi membagi ruang interior bangunan menjadi satuan ruang-ruang yang lebih kecil.

Sistem mekanikal bangunan memberikan pelayanan yang penting bagi bangunan, diantaranya:
·         Sistem pasokan air menyediakan air untuk konsumsi dan sanitasi penghuni.
·         Sistem pembuangan air membuang limbah cair dan zat organik ke luar bangunan.
·         Sistem pemanas, ventilasi, dan AC (air ­conditioning) mengkondisikan keadaan ruang interior untuk kenyamanan penghuni.
·         Sistem elektrikal mengendalikan, mengukur, melindungi sumber daya listrik bangunan dan men­distribusikannya dengan aman untuk memenuhi kebutuhan .
·         Sistem penerangan, keamanan, dan komunikasi.
·         Sistem transportasi vertikal (lift) membawa crane dan barang dari satu lantai ke lantai lain dalam bangunan bertingkat sedang Ban tinggi.
·         Sistem kebakaran mendeteksi dan memadamkan api.
·         Struktur bangunan bertingkat tinggi mungkin memerlukan sistem pembuangan limbah serta sistem daur ulang.

Dalam memilih, merakit, dan mengintegrasikan berbagai sistem bangunan dalam proses konstruksi, kita harus mempertimbangkan faktor-faktor berikut ini:
Ketentuan Performa
·     Kesesuaian struktural, integrasi, dan keamanan Ketahanan, pencegahan, dan keamanan terhadap api Ketebalan konstruksi bangunan yang diizinkan atau yang diinginkan.
·     Pengendalian aliran udara dan aliran panas yang melewati komponen bangunan.
·     Pengendalian migrasi dan kondensasi uap air.
·     Memperhitungkan pergerakan bangunan akibat penurunan tanah, defleksi struktural, dan ekspansi atau kontruksi yang terjadi seiring dengan perubahan temperatur dan kelembaban.
·     Mengurangi kebisingan, isolasi bunyi, dan privasi akustik.
·     Ketahanan terhadap keausan, karat, dan cuaca.
·      Finishing, kebersihan dan ketentuan perawatan.
·      Aman digunakan atau ditempati.

Kualitas Estetika
·     Keterkaitan yang ingin diciptakan antara bangunan dengan tapak, bangunan di sekitarnya, dan lingkungan.
·     Kualitas bentuk, massa, warna, pola, tekstur, dan detail yang diinginkan.



Batasan Peraturan
·     Kesesuaian dengan peraturan zona peruntukan lahan dan peraturan kode bangunan.

Pertimbangan Ekonomi
·     Biaya awal termasuk material, transportasi, peralatan, dan pekerja
·     Biaya pemanfaatan atau life cycle cost, tidak saja meliputi biaya awal tetapi juga biaya perawatan, konsumsi energi, lamanya masa penggunaan, biaya penggantian, dan bunga investasi bangunan ini.

Dampak Lingkungan
·     Konservasi energi dan cumber daya melalui desain penempatan dan desain bangunan.
·     Efisiensi energi dari sistem mekanikal.
·     Penggunaan cumber days secara efisien dan penggunaan material-material yang tidak beracun atau berbahaya.

Praktek Konstruksi
·     Ketentuan keamanan (keselamatan)
·     Toleransi yang diizinkan dan ukuran-ukuran.
·     Kesesuaian dengan standar industri dan asuransi.
·     Pembagian kerja antara kerja lapangan dan kerja kantor.
·     Pembagian pekerja dan koordinasi serah terima bangunan.
·     Batasan anggaran (biaya)
·     Peralatan konstruksi yang dibutuhkan.
·     Waktu pendirian yang dibutuhkan.
·     Persiapan terhadap cuaca buruk.